Syukur kepada nikmat Allah yang tiada
terputus dan pemberian-Nya yang tak pernah berhenti memiliki keutamaan
dan kedudukan yang tinggi. Allah sendiri yang telah memerintahkan syukur
ini di dalam kitab-Nya dan melarang perilaku kufur yang menjadi
lawannya, memuji para pelakunya, dan menyandangkannya kepada hamba-hamba
pilihan-Nya. Allah juga menjadikan syukur sebagai tujuan penciptaan
makhluk dan puncak dari perintah-Nya. Dia telah menjanjikan pahala yang
besar bagi pelakunya dan menjadikannya sebagai sebab bertambahnya nikmat
dan karunia-Nya, serta menjadikannya sebagai penjaga dan pelanggeng
nikmat tersebut.
Allah telah memerintahkan syukur di beberapa tempat dalam Al Qur'an. Seperti dalam firman-Nya;